🏗️ Penjelasan Rinci Alat Bar Bender
Bar Bender adalah mesin konstruksi yang dirancang khusus untuk menekuk atau membengkokkan batang baja tulangan (besi beton) menjadi berbagai bentuk dan sudut yang dibutuhkan sesuai dengan desain struktur bangunan (misalnya, membuat sengkang, kait, atau bentuk U/L).
1. Fungsi Utama
Fungsinya sangat penting dalam proses fabrikasi besi tulangan di lokasi proyek (site) untuk:
- Membentuk besi tulangan dengan sudut presisi (misalnya 90°, 135°, atau 180°).
- Mempercepat pekerjaan pembengkokan secara massal dibandingkan metode manual yang lambat dan kurang presisi.
- Menghasilkan tekukan yang konsisten dan seragam, memastikan kualitas struktur yang dibangun.
2. Prinsip Kerja
Prinsip kerja Bar Bender adalah menggunakan motor listrik yang menggerakkan sistem roda gigi dan piringan baja (bending disk).
- Besi beton ditempatkan pada titik yang ditentukan di atas piringan baja.
- Piringan baja berputar dan menekan besi beton melawan titik tumpu (fulcrum) dan rol penekuk (bending roller).
- Putaran ini akan membengkokkan besi beton hingga mencapai sudut yang telah diatur sebelumnya.
3. Jenis-Jenis Bar Bender
Bar Bender memiliki beberapa varian berdasarkan penggunaan dan kapasitasnya:
| Jenis | Kapasitas Besi | Ciri Khas |
| Tipe Besar/Stasioner | Diameter hingga 40 mm, 52 mm, atau lebih. | Mesin berat, kuat, umumnya menggunakan daya 3 phase, digunakan untuk proyek besar. |
| Tipe Portabel/Handy | Diameter hingga 16 mm, 20 mm, atau 25 mm. | Ringan, mudah dipindahkan, sering menggunakan daya 1 phase, cocok untuk proyek skala kecil hingga menengah atau area yang sulit dijangkau. |
4. Spesifikasi Teknis Umum (Contoh)
Spesifikasi mesin berbeda-beda tergantung merek dan model, namun biasanya mencakup:
- Kapasitas Tekuk Maksimal: Misalnya, mampu menekuk besi ulir $\emptyset 32 \text{ mm}$ (diameter 32 milimeter).
- Daya Motor: Biasanya antara $2.2 \text{ kW}$ hingga $4.0 \text{ kW}$ (tergantung kapasitas).
- Fase Listrik: Ada model $1 \text{ Phase}$ (untuk daya yang lebih kecil) dan $3 \text{ Phase}$ (untuk daya dan kapasitas besar).
- Kecepatan Tekuk: Waktu yang dibutuhkan untuk satu siklus tekukan (misalnya, $3.5$ hingga $5$ detik).
- Sistem Kontrol: Otomatis (CNC/Digital) atau Manual.
📞 Mengenai Nomor Kontak
Anda mencantumkan nomor: 085194548415.


Tinggalkan Balasan