Rental Bar Bender Surabaya

๐Ÿ—๏ธ Definisi dan Fungsi Bar Bender

Bar Bender adalah mesin atau alat yang digunakan secara spesifik untuk membengkokkan (menekuk) baja tulangan (rebar) menjadi berbagai bentuk dan sudut sesuai dengan desain struktur bangunan (konstruksi). Baja tulangan ini merupakan “tulang” utama dalam struktur beton bertulang, seperti pada pembangunan gedung, jembatan, dan infrastruktur lainnya.

๐ŸŽฏ Fungsi Utama:

  • Membentuk Tulangan: Membuat tekukan pada besi beton dengan sudut yang presisi (umumnya 0 hingga 180 derajat) untuk membentuk sengkang, kait, atau bentuk lain yang dibutuhkan dalam rangka beton.
  • Meningkatkan Akurasi: Dibandingkan pembengkokan manual, Bar Bender menghasilkan tekukan yang jauh lebih akurat dan konsisten sesuai rencana teknis.
  • Meningkatkan Efisiensi: Mempercepat proses fabrikasi besi tulangan di lokasi proyek, yang berdampak positif pada jadwal dan produktivitas kerja.

โš™๏ธ Jenis dan Cara Kerja

Bar Bender umumnya terbagi menjadi dua jenis utama berdasarkan cara pengoperasiannya:

1. Bar Bender Listrik (Elektrik/Otomatis)

Jenis ini adalah yang paling umum digunakan dalam proyek konstruksi berskala menengah hingga besar.

  • Prinsip Kerja: Menggunakan motor penggerak (dynamo) yang dihubungkan ke sistem gearbox untuk menghasilkan putaran yang kuat pada roda pembengkok (bending disc).
  • Proses Pembengkokan:
    • Baja tulangan dimasukkan di antara poros tekan dan roda pembengkok.
    • Operator mengatur sudut tekukan yang diinginkan pada panel kontrol mesin.
    • Dengan menekan pedal atau tombol kontrol, roda pembengkok akan berputar, mendorong besi tulangan untuk menekuk mengelilingi poros pembengkok hingga mencapai sudut yang telah diatur.
  • Kapasitas: Mampu menekuk besi beton dengan diameter besar (hingga 32 mm, 40 mm, atau lebih, tergantung model mesin) dan dapat memproses beberapa batang besi berdiameter kecil sekaligus.

2. Bar Bender Manual

Jenis ini dioperasikan menggunakan tenaga manusia, sering digunakan untuk diameter besi yang lebih kecil atau untuk pengerjaan tambahan di lapangan.

  • Prinsip Kerja: Menggunakan leverage (tuas) atau mekanisme hidrolik sederhana yang dioperasikan secara manual.
  • Kapasitas: Biasanya terbatas pada diameter besi yang lebih kecil (misalnya, hingga 10-25 mm) dan sangat bergantung pada kekuatan fisik operator.

๐Ÿ”ฉ Komponen Utama Mesin Bar Bender Listrik

Mesin Bar Bender listrik memiliki beberapa komponen kunci yang bekerja sama:

  • Motor Penggerak: Sumber daya utama, biasanya motor listrik (umumnya 1 phase atau 3 phase).
  • Roda Pembengkok (Bending Disc): Piringan berputar tempat proses tekukan terjadi. Roda ini sering memiliki cetakan atau lubang yang berbeda untuk menampung berbagai diameter besi.
  • Poros Tekan: Komponen yang menahan dan menekan besi tulangan selama proses pembengkokan.
  • Pedal atau Tombol Kontrol: Digunakan operator untuk memulai dan menghentikan proses putaran roda pembengkok.
  • Sistem Pengaturan Sudut: Mekanisme untuk mengatur dan mengunci sudut tekukan yang diinginkan (memastikan akurasi dan konsistensi).
  • Rangka Mesin (Frame): Struktur baja solid yang menopang semua komponen dan dirancang untuk menahan beban berat saat proses penekukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *