Lift barang (cargo lift) adalah perangkat mekanis yang dirancang khusus untuk memindahkan barang, material, atau palet antar lantai secara vertikal. Berbeda dengan lift penumpang, lift barang fokus pada kapasitas beban yang besar, durabilitas tinggi, dan keamanan sistem penguncian barang.
Berikut adalah penjelasan rinci mengenai komponen, jenis, dan fitur keamanan lift barang:
1. Komponen Utama Lift Barang
Sebuah sistem lift barang yang standar biasanya terdiri dari:
- Mesin Penggerak (Hoist/Motor): Jantung dari lift, bisa berupa motor listrik dengan gearbox atau sistem hidrolik.
- Sangkar/Kabin (Cage): Wadah tempat barang diletakkan. Biasanya terbuat dari plat besi bordes atau wire mesh (kawat loket) agar sirkulasi udara lancar.
- Rel Pemandu (Guide Rail): Jalur besi (biasanya besi UNP atau T-Rail) yang memastikan kabin bergerak lurus dan stabil.
- Seling (Wire Rope) / Rantai: Tali baja khusus yang menarik kabin ke atas dan ke bawah.
- Panel Kontrol: Sistem kelistrikan otomatis yang mengatur pergerakan lift di setiap lantai.
2. Jenis-Jenis Lift Barang
Tergantung pada kebutuhan bangunan dan berat beban, lift barang dibagi menjadi beberapa kategori:
| Jenis Lift | Deskripsi | Kapasitas Umum |
| Simple Cargo | Menggunakan hoist listrik standar, cocok untuk ruko atau gudang kecil. | 500 kg – 1 Ton |
| Heavy Duty | Konstruksi lebih kokoh, menggunakan motor besar untuk operasional pabrik. | 2 Ton – 5 Ton |
| Hydraulic Lift | Menggunakan piston oli, sangat stabil dan cocok untuk beban sangat berat di gedung rendah. | 1 Ton – 10 Ton |
| Service Lift | Mirip lift penumpang tapi dengan interior sederhana, biasanya ada di hotel/mall. | 1 Ton – 2 Ton |
3. Fitur Keamanan Wajib
Untuk menghindari kecelakaan kerja, lift barang modern harus dilengkapi dengan:
- Safety Device (ARL): Pengunci otomatis yang menghentikan kabin jika seling putus.
- Limit Switch: Sensor pembatas agar lift berhenti tepat di level lantai dan tidak menabrak plafon/dasar.
- Door Lock Sensor: Lift tidak akan bergerak jika pintu luar atau pintu kabin belum tertutup rapat.
- Emergency Stop: Tombol darurat untuk mematikan aliran listrik seketika.
- Overload Sensor: Peringatan jika beban yang dimasukkan melebihi kapasitas maksimal.
4. Keuntungan Menggunakan Lift Barang
- Efisiensi Waktu: Mempercepat proses pemindahan stok barang antar lantai.
- Keamanan Kerja: Meminimalisir risiko cedera karyawan akibat mengangkat beban berat secara manual.
- Optimalisasi Ruang: Tidak memerlukan tangga manual yang memakan tempat luas untuk membawa barang besar.
Konsultasi & Perencanaan
Pembuatan lift barang memerlukan perhitungan teknis yang presisi terkait kekuatan struktur bangunan dan daya listrik. Jika Anda berencana melakukan pengadaan, servis, atau modifikasi lift barang, Anda dapat menghubungi konsultan ahli melalui kontak berikut:
Hubungi Konsultan Admin:
WhatsApp/Telp: 085194548415


Tinggalkan Balasan